Labels

Kamis, 03 Juli 2025

Kultum Tentang Niat

Kultum Tentang Niat

Judul kultum yang berbahasa arab??beserta kultumnya

1. Judul kultum yang berbahasa arab??beserta kultumnya


Jawaban:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ, الحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ. نَحْمَدُهُ ونَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ سُرُوْرُ اَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَمُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, أَشْهَدُ أَنْ لَآإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبارِكْ وَسَلِّمْ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.

أَيُّهَا الحُكَّامُ الكِرَامُ !

أَيُّهَا الإِخْوَانُ الأَعِزَّاءُ !

أَوَّلاً، نَشْكُرُ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ الَّذِيْ قَدْ أَعْطَاناَ نِعَمًا كَثِيْرَةً، وَبِهَا نَسْتَطِيْعُ أَنْ نَحْتَفِلَ فِيْ هذَاالمكَانِ المبَارَكِ. ثَانِيًا، صَلاَةً وَسَلَامًا دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ عَلى حَبِيْبِنَا المصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ، سَيِّدُ الخَلْقِ وَ الخُلُقِ.

الآنَ فِيْ هذِهِ الفُرْصَةِ الطَيِّبَةِ أُرِيْدُ أَنْ أُلْقِيَ الخُطْبَةَ اَمَامَ المُسْتَمِعِيْنَ تَحْتَ المَوْضُوْعِ:

" الإِخْتِلاَفَاتُ فِيْ هذَا البَلَدِ هِيَ رَحْمَةٌ "

قَالَ اللهُ تَعَالى فِيْ كِتَابِهِ العَظِيْمِ: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ (الحجرات: 13)

خَلَقَ اللهُ تَعَالى النَّاسَ شُعُوْبًا وَ قَبَائِلَ مُخْتَلِفَةً لِيَتَعَارَفَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا. بِهذَا الإِخْتِلَافِ كُنَّا نَسْتَطِيْعُ أَنْ نَتَمَتَّعَ بِجَمَالِ وَعَجَائِبِ مَخْلُوْقَاتِ اللهِ فِيْ هذِهِ الدُّنْيَا كَمَا نَسْتَطِيْعُ أَنْ نَتَدَبَّرَ وَ نَتَفَكَّرَ جَمَالَ هذِهِ الحَيَاةِ. لَوْ كَانَ كُلُّ إِنْسَانٍ مَثَلاً أَسْوَدَ اللَّوْنِ، لَوْ كَانَ كُلُّ إِنْسَانٍ مَثَلاً يَتَكَلَّمُ بِلُغًةٍ وَاحِدَةٍ، لَوْ كَانَ النَّاسُ كُلُّهُمْ يَشْتَغِلُوْنَ فِيْ كَسْبٍ وَاحِدٍ، مَا أَقْبَحَ هذِهِ الحَيَاةَ الَّتِيْ يَحْيَاهَا الإِنْسَانُ، فَتَكُوْنَ لَا قِيْمَةَ لَهَا وَ لَاتَجْدِى نَفْعًا بَلْ تَكُوْنُ هذِهِ الحَيَاةُ قَانِطَةً.

أَيُّهَا الحَاضِرُوْنَ الكِرَامُ!

إِذَا نَظَرْنَا إِلى التَّارِيْخِ، عِنْدَمَا أَصْبَحَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَئِيْسَ الدَّوْلَةِ ،إِنَّهُ يَحْتَرِمُ إِخْتِلَافَ أُمَّتِهِ. وَ قَدْ قَادَ الرَّسُوْلُ النَّاسَ بِحِكْمَةٍ، حَتَّى تَشْعُرَ كُلُّ قَوْمٍ مَرِيْحَةً مَعَهُ، وَ كَانَتْ هُنَاكَ مِنَ الأَدْيَانِ وَالقَبَائِلِ المخْتَلِفَةِ. لِأَنَّ فِيْ المدِيْنَةِ لَيْسَ الإِسْلاَمُ فَقَطُّ ، وَلكِنْ كَانَتْ هُنَاكَ مِنَ النَّصَارَى وَاليَهُوْدِيِّ أَيْضًا.

اِخْوَانِي الاَحِبَّاءُ !

الآنَ نَنْظُرُ فِيْ بَلَدِناَ إِنْدُوْنِيْسِيَّا المحْبُوْبِ. فِيْ هذَا البَلَدِ تَعِيْشُ قَوْمٌ مِنْ شُعُوْبٍ وَقَبَائِلَ وَ أَدْيَانٍ مُتَنَوِّعَةٍ. أَلَيْسَ كَذَالِكَ؟ هُنَا كَانَتْ قَبِيْلَةُ جَاوَى، وَقَبِيْلَةُ مَادُوْرَا، وَقَبِيْلَةُ سَاسَاكْ وَ غَيْرُ ذلِكَ. هُنَا تَعِيْشُ أَدْيَانٌ مُخْتَلِفَةٌ أَيْضًا، مِنْهَا الإِسْلَامُ، وَ النَّصَارَى. وَاخْتِلاَفَاتٌ كَثِيْرَةٌ فِيْ مَسْأَلَةٍ أُخْرَى.

وَلكِنْ مَا حَدَثَ هُنَا؟

تِلْكَ الإِخْتِلَافُ تَكُوْنُ عَدَاوَةً بَيْنَنَا. كَثِيْرٌ مِنَ العَدَاوَةِ تُوْلَدُ بِسَبَبِ الاِخْتِلَافِ فِيْ الدِّيْنِ وَالقَبَائِلِ. مَثَلًا، فِيْ أَمْبُوْنْ وَفِيْ سَامْفِيْتْ وَأَمَاكِنَ كَثِيْرَةٍ أُخْرَى.

أَيُّهَا المُسْتَمِعُوْنَ !

لِمَاذَا يَحْدُثُ ذلِكَ؟ لَيْسَ سِوَى لِقِلَّةِ فَهْمِهِمْ عَلى شَرِيْعَةِ الإِسْلَامِ. لِأَنَّ الإِسْلَامَ يَنْظُرُ الإِخْتِلَافَ هُوَ نِعْمَةٌ وَ بَرَكَةٌ، كَمَا قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "اِخْتِلَافُ أُمَّتِيْ رَحْمَةٌ" رَوَاهُ البَيْهَقِى

فَلِذلِكَ، نَجِبُ عَلَيْنَا أَنْ نَتْبَعَ مَا عَمِلَ وَقَالَ النَّبِيُّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. حَتَّى إِذَا نَجِدُ اخْتِلَافًا فِيْ بَلَدِنَا نَجْعَلُهُ عَدَاوَةً، بَلْ عَكْسُهُ نَجْعَلُهُ نِعْمَةٌ وَرَحْمَةٌ بَيْنَنَا.

كَفَيْتُ كَلاَمِيْ فِيْ هذِهِ الفُرْصَةِ وَاِذَا وَجَدْتُمْ مِنِّيْ خَطَيَاتٍ أَطْلُبُ العَفْوَ مِنْكُمْ وَاِلَى اللِّقَاءِ فِى وَقْتٍ أُخْرَى

شُكْرًا عَلَى حُسْنِ اهْتِمَامِكُمْ. وَاللهُ الموَافِقُ إِلى أَقْوَمِ الطَّرِيْقِ

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


2. kultum singkat minimal 1menit please besok aku kultum:)​


Jawaban:

Judul = Sedekah

Assalamualaikum WR WB

teman2 ada suatu kisah saat zaman nabi muhammad saw,

waktu itu masa panceklik/kemarau.

pada saat itu juga ada sahabat nabi yang bernama

ABDURRAHMAN BIN 'AUF.

pada saat itu ia sungguh dermawan,

bahkan pada saat ia juga merasakan rasa panceklik tersebut, Namun ia tetap dermawan

bersedekah. Hartanya seakan akan tidak pernah habis karena bersedekah.

Teman2 hikmah yang bisa kita ambil adalah HARTA TIDAK AKAN HABIS JIKA KITA BERSEDEKAH NAMUN AKAN BERTAMBAH.

billahi taufik wal hidayah.

wassalamualikum WR WB

Penjelasan:

SEMOGA BERMANFAAT


3. buatin aku kultum sih soalnya besok hari jum'at aku mau kultum di sekolahan



بِسْمِ اللهِ الرّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلَامُ عَلىَ اَشْرَفِ اْللأَنْبِياَءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِناَ وَمَوْلَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ, اَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyrafil anbiyaa’i wal mursaliin sayyidinaa wamaulaanaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iin, amma ba’du.

Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan kultum singkat tentang sabar. Yang di dalamnya mencakup pengertian sabar dan pembagian sabar. Semoga melalui perantara kultum singkat tentang sabar ini kita semua bisa menjadi orang-orang yang lebih sabar lagi dalam berbagai hal. Aaamiin.

Puji-pujian

Hadirin hadirat Rahimakumullah. .

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita kehadirat Allah Subhanahu wata’ala yang telah melimpahkan rahmat dan ni’matnya kepada kita semua. Terutama adalah ni’matul Islam wal Iman. Karena dengan Islam dan Iman lah kita bisa berbahagia di dunia dan akhirat.

Yang kedua, shalawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita nabi agung Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. Yang mana beliau telah berjasa dalam membawa peradaban manusia jahiliyyah menuju peradaban yang terang benderang penuh dengan ilmu pengetahuan


semoga bermanfaat

4. kultum tentang suudzon!


Jawaban:

Suudzon atau berburuk sangka tidak boleh dilakukan terhadap sesama muslim. Allah SWT sangat menentang hal ini. Karena Suudzon dapat membuat munculnya iri hati.

Suudzon merupakan akhlak yang sangat tidak terpuji. Biasanya orang yang memiliki sifat suudzon akan mengartikan setiap kejadian menjadi buruk pandangannya. Prasangka buruk atau suudzon ini adalah dosa.

Baca juga:

Doa Agar Taubat Diterima Allah, Begitu juga dengan Amal Ibadah

Siapapun yang memiliki prasangka buruk terhadap sesama muslim, maka ia wajib bertaubat kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al Hujuroot 12 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."

Orang mukmin senantiasa mencari maaf dan ampunan, tetapi orang munafik selalu mencari cela orang lain. Itulah sebagian pintu-pintu masuknya setan untuk menguasai benteng hati manusia.

Allah SWT berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَ

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya." (QS: Al-Araf: 201).

Supaya terhindar dari suudzon, sebaiknya kita kembali berdzikir sehingga setan pun akan takut.

Inilah yang ditegaskan dalam firman Allah SWT:

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

"Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah." (QS: Al A'raf: 200).

Dalam ayat lain juga disebutkan,

"Kamu membaca Al-Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Sesungguhnya syaitan itu tidak ada kekuasannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Rabbnya. Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah." (QS. An Nahl: 98-100).

Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang ia menyaksikan." (QS. Qaf: 37)

Sehingga kita sebagai umat muslim memang diperintahkan untuk selalu menjaga lisan dan perilaku. Termasuk tak boleh berprasangka jelek atau suudzon terhadap orang lain.


5. kultum tentang perdamaian



"Kemuliaan jiwa seseorang ada pada tiga perkara:

• Menyembunyikan kefaqiran hingga orang lain menyangka bahwa engkau berkecukupan.
• Menyembunyikan kemarahan hingga orang lain menyangka bahwa engkau ridha.
• Menyembunyikan penderitaan hingga orang lain menyangka bahwa engkau hidup enak."

Manaqib asy-Syafi'iy, jilid 2 hlm. 188

6. Pemateri :1. Judul:2. Isi Kultum:Tuliskan Rangkuman dari Kultum yang disampaikan oleh Pemateri!​


Jawaban:

ga ada gambar nya yah gan jadi aku gak bisa Jawa b


7. kultum tentang sedekah​


Jawaban:

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Sesungguhnya sebagian dari para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya lebih banyak mendapat pahala, mereka mengerjakan shalat sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, dan mereka bershodaqoh dengan kelebihan harta mereka”. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bukankah Allah telah menjadikan bagi kamu sesuatu untuk bershodaqaoh? Sesungguhnya tiap-tiap tasbih adalah shodaqoh, tiap-tiap tahmid adalah shodaqoh, tiap-tiap tahlil adalah shodaqoh, menyuruh kepada kebaikan adalah shodaqoh, mencegah kemungkaran adalah shodaqoh dan persetubuhan salah seorang di antara kamu (dengan istrinya) adalah shodaqoh “. Mereka bertanya, “ Wahai Rasulullah, apakah (jika) salah seorang di antara kami memenuhi syahwatnya, ia mendapat pahala?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tahukah engkau jika seseorang memenuhi syahwatnya pada yang haram, dia berdosa. Demikian pula jika ia memenuhi syahwatnya itu pada yang halal, ia mendapat pahala”.  (HR. Muslim no. 2376)

Kita dapat melihat dalam hadits ini bahwa para shahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in sangat bersemangat dalam melakukan kebaikan dan saling berlomba-lomba dalam melakukan amal kebaikan dan amal sholih. Setiap di antara mereka ingin mendapatkan sebagaimana yang didapati oleh yang lainnya.

Dalam hadits ini terlihat bahwa shahabat-shahabat yang miskin mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka mengadukan kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai orang-orang kaya yang sering membawa banyak pahala karena sering bersedekah dengan kelebihan harta mereka. Namun, pengaduan mereka ini bukanlah hasad (iri) dan bukanlah menentang takdir Allah. Akan tetapi, maksud mereka adalah untuk bisa mengetahui amalan yang bisa menyamai perbuatan orang-orang kaya. Shahabat-shahabat yang miskin ingin agar amalan mereka bisa menyamai orang kaya yaitu dalam hal sedekah walaupun mereka tidak memiliki harta. Akhirnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan mereka solusi bahwa bacaan dzikir, amar ma’ruf nahi mungkar, dan berhubungan mesra dengan istri bisa menjadi sedekah.


8. kultum tentang muhasabah diri


renungkanlah diri sendiri di dalam diri sendiri masih banyak dosa yang sengaja maupun tidak sengaja,sebelum berbicara kepada orang lain apakah diri sendiri sudah lebih baik? lebih mendekat lagi kepada Allah SWT jika kita dekat denganNya pasti Dia pun akan dekat dengan kita

9. kak tolong buatin kultum tentang bersedekah, soalnya besok jumat aku ada jadwal kultum makasihh


Jawaban:

KULTUMTENTANGSEDEKAH

Assalamualaikum wa rahmatullahi wabarokatuh

Bismillahirrahmanirahim,

Pertama-tama marilah kita panjatkan rasa syukur kita kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memberi kita nikmat yang tidak terhitung banyaknya sehingga kita bisa merasakan indahnya hidup hingga detik ini.

Kedua, tak lupa dan jangan sampai kita lupa, semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang telah berlelah-lelah di medan juang dakwah demi tersebarnya agama islam, begitu juga kepada para keluarganya dan sahabatnya serta pengikutnya hingga akhir zaman.

Tema yang akan saya bahas pada kultum kali ini adalah tentang sedekah. Bagaimana islam memandang sedekah? Sedekah dalam agama kita termasuk dalam amal yang diutamakan untuk dikerjakan.

Ia-nya mempunyai banyak sekali keutamaan dan manfaat yang akan diperoleh oleh seseorang yang mengamalkannya. Sedekah juga pada dasarnya dalam praktiknya bisa menjadi pembeda antara seorang mukmin dengan non mukmin, walaupun bukan dalam ranah status melainkan maknawi.

Al-Qur’an dan hadist banyak memberitakan pada kita tentang sedekah ini, mulai dari pahala yang diperoleh hingga manfaat yang bisa didapatkan apabila bersedekah.

Tentu kita sering mendengar tentang pahala yang diperoleh seseorang apabila bersedekah, atau manfaat dari bersedekah itu sendiri.

Nah, yang perlu digaris bawahi dan mendapat perhatian lebih disini adalah, kebanyakan dari kita hanya mendengar, tahu, mengerti, tetapi tidak mengamalkannya. Seolah-olah hanya dijadikan tambahan ilmu semata tanpa ada amal yang mengikutinya.

Tentu ini hal yang seharusnya tidak terjadi pada diri seorang muslim yang baik, Sehingga perlu kiranya kita ketahui apa saja yang harus dilakukan agar kita bisa melakukan amal tersebut, dalam pembahasan kali ini, akan lebih menyangkut tentang sedekah.

Hal utama yang harus menjadi bekal kita tentu ilmu tentangsedekah tersebut. Karena apapun itu, amal tanpa disertai ilmu maka akan salah nantinya, entah dalam langkah-langkahnya, atau dalam niat dan prakteknya.

Sebagaimana kita ketahui, sedekah adalah perbuatan yang Allah lipat gandakan berkali-lipat lebih banyak. Dalam surat Al-Baqarah dijelaskan kali lipatnya hingga 700 kali atau minimal 10 kali lipat. Saya yakin kita semua pernah mendengar tentang hal ini.

Hanya saja, ketika orang mendengar tentang hal ini, dia biasanya hanya bergumam “Ah, itu kan teori saja, kenyataannya kan tidak seperti itu.” Nah, orang-orang seperti ini sejatinya belum paham benar tentang ilmu sedekah, sehingga ucapan yang keluar dari mulutnya seperti itu.

Maka apa sebetulnya yang harus kita tanamkan dalam hati mengenai sedekah dan amal yang lain, agar pengetahuan kita berbuah amal?

Ketahuilah para hadirin sekalian, bahwa uang atau tenaga yang kita sedekah kan adalah investasi kita di akhirat sana. Investasi ini sifatnya abadi disisi-Nya, dan nilai pastinya tidak ada yang tahu, yang jelas besar dan membuat kita nantinya tercengang senang.Jadi, tanamkan dalam diri anda sekalian bahwa ketika anda bersedekah, sejatinya anda sedang berinvestasi dengan Rabb semesta alam, Allah subhanahu wa ta’ala.

Dzat yang kita berinvestasi kepadanya ini tidak pernah ingkar janji, tidak pernah berbuat dzolim, dan tidak pernah berlaku tidak jujur, maka adakah kerugian yang kita dapatkan apabila berinvestasi kepada-Nya? Orang waras tentu akan menjawab tidak.

Nah, itu yang pertama yang harus di perhatikan, ini tentang mindset kita.

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah tentang iman atau percaya sepenuhnya terhadap janji yang Allah SWT janjikan dalam Al-Quran.

Perkara keyakinan akan benarnya janji ini saya kira sangat penting untuk dilakukan ketika kita akan, sedang dan sesudah beramal.

Ini juga lah yang akan mendorong kita dalam melakukan amal tersebut lebih baik, dan lebih baik lagi dari waktu ke waktu. Dalam hal ini amalnya adalah sedekah.Pertanyaannya, sudahkah kita yakin akan kebenaran dengan ilmu yang sudah kita ketahui tentang sedekah? Atau pengetahuan yang kita tahu hanya menjadi hiasan dalam memori saja.

Maka hal kedua yang harus dilakukan adalah menumbuhkan keyakinan akan keutamaan sedekah disisi Allah SWT, sehingga dari keyakinan yang kita pupuk sedikit-sedikit itu bisa menjadi benteng kita yang kokoh dalam menjalankan amal ini.

Kedua hal diatas kiranya yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari kita sebelum bersedekah, agar apa? Agar kita bisa bersedekah secara terus menerus, dan semakin percaya akan janji Allah SWT.

Misalnya hasil ari sedekah itu belum terlihat didunia, ketahuilah para hadirin, InsyaAllah di akhirat kita akan memetik buah nya.

Saya kira ini yang perlu saya sampaikan dalam kultum singkat tentang sedekah ini, semoga kultum singkat ini bisa diambil manfaat nya oleh hadirin sekalian.

Akhir kata saya mohon maaf apabila ada salah kata, semua yang benar datangnya dari Allah SWT

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wabarakaatuh

Penjelasan:

maaf atas kesalahannya ya kak =^._.^= ∫

semoga bermanfaat


10. siapa yang tau cara membuat kultum dengan pembukaan nya tolong ya cariin yang bisa kultum.


Kategori : b.arab - akhlak (dakwah)
Kelas : 8 SMP
_______________
Kultum adalah cerama pendek yang waktunya kurang lebih 7 menit. Oleh karena itu dalam membuat kultum kita harus memprediksikan waktu untuk membuat pokok-poko yang akan kita sampaikan nanti.
Berikut ini kuliah Tujuh menit (kultum) yang bertema. ""SABAR""

Assalamualaikum Wr.Wb.
Alhamdululillahirabbil'alamin 'ala kulli syai'in qodir.
Allahummasholli'ala sayidina Muhammad wa'ala ali Muhammad.
Amma ba'du...
Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan kultum tentang "SABAR"

Hadirin wal hadirat rahimakumullah
Dizaman globalisasi ini, yang katanya serba modern, serba instant, serba canggih, serba mutakhir, manusia tak lagi direpotkan dengan masalah-masalah teknologi, tapi,,dibalik semua itu, justru dunia semakin menampakkan kejenuhannya pada kita. Lihatlah,, musibah dimana-mana, bencana alam pun tak jarang terjadi, tsunami, longsor, banjir, gempa bahkan penyakit-penyakit yang dulu tak pernah kita lihat, kini seakan bergantian muncul ke permukaan. Apakah ini ujian ataukah peringatan?? Ingat hadirin, Allah menyatakan dalam al-Quran surat Ar-rum: 4
النَّاسِ اَيْدِ كَسَبَتْ بِمَا وَاْلبَحْرِ اْلبَرِّ فِى اْلفَسَاد ظَهَرَ
Kerusakan yang nampak di daratan dan di lautan itu akibat ulah tangan manusia juga. Oleh karena itu, mari kita sama-sama menjaga akhlak kita, perbuatan kita, dan tangan kita, agar alam pun bersahabat dengan kita. Tapi, apabila sudah seperti ini, maka “sabar” menjadi obat penawar. Sabar dalam ujian, sabar dalam musibah, sabar dalam berbuat dan sabar dalam maksiat tentu akan menutup jalan menuju kerusakan. Tapi dibalik sabar tentu harus ada ikhtiar agar kita dapat memperbaiki kerusakan itu.
Hadirin walhadirat rahimakumullah
الصَّابِرِيْنَ مَعَ اللهَ اِنَّ
“sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”,
oleh sebab itu serahkan semuanya kepada Allah Swt. Tak ada lagi tempat berlindung selain kepada-Nya. Jadi, marilah kita sama-sama mendekatkan diri kepada Allah dengan bersabar, agar hati tetap terjaga dan perbuatan semakin lebih berharga.

Hadirin walhadirat rahimakumullah
Sekian, uraian dari saya, mudah-mudahaan bias bermanfaat,terima kasih atas perhatiaannya.
Kalau ada jarum yang patah Jangan disimpan dalam laci,
Kalau ada kata-kata salah Jangan coba-coba lapor polisi.
Assalamu'alaikum. Wr. Wb.

11. apa yang dibawa saat kultum?


catatan untuk mengingatkanbuku catatan untuk mencatat apa yg sedang menjadi topik yg dibicarakan pada saat ceramah tersebut dilakukan supaya kita bisa ingat

maaf kalau salah ya

12. 1.apa arti kultum2.tuliskan 2 contoh kultumplis di jwb secepatnya !​


Jawaban:

1.kultum itu seperti pidato singkat atau sering juga disebut dgn kuliah tujuh menit

2.kultum ttg hari raya idul Adha dan kultum ttg sedekah


13. kultum kepanjangannya adalah


- Kuliah Tujuh Menit (Biasanya dalam Agama Islam)

14. bagai mana kultum yang baik


tidak membosankan, tema menarik, memiliki pesan pesan yg sangat bermanfaat -niatkan dgn tegas dalam hati bahwa kita pasti bisa dan mampu melakukan kultum
-pahami garis besar isi kultum
-tebarkan senyuman dlm kultum dan mainkan gerak tubuh dlm mengeksplorasi kultum

15. tuliskan materi kultum


MATERI KULTUM dari KOMUNITAS TAHAJJUD BERANTAI


ARTIKEL MALAM

Hari/Tgl. : Kamis, 17 Januari 2019
13 Jumadil Awal 1440 H
No. : 1371/AM/KOM/I/2019
Materi : Aqidah
Pemateri : Ustadz Aang Gunawan
Tujuan : KUTUBer & Umum
==========================


Cara Mengimani Utusan Allah SWT

Setiap generasi dan zaman Allah SWT menurunkan utusannya untuk memberikan peringatan.

Allah berfirman :

وَإِنْ مِنْ أُمَّةٍ إِلَّا خَلَا فِيهَا نَذِيرٌ

“Tidak ada satupun umat, melainkan di lingkungan mereka telah ada sang pemberi peringatan.” (QS. Fathir : 24)

س : كَيْفَ اِعْتِقَادُكَ بِرُسُلِ اللَّهِ تَعَالَى؟

◼ Bagaimanakah keyakinanmu terhadap para utusan Allah ta’ala?


ج : اَعْتَقِدُ اَنَّ لِلأَّهِ تَعَالَى رُسُلًا اَرْسَلَهُمْ رَحْمَةً مِنْهُ وَفَضْلًا مُبَشِّرِيْنَ لِلْمُحْسِنِ بِالثَّوَابِ وَمُنْذِرِيْنَ لِلْمُسِيْئِ بِالْعِقَابِ وَمُبَيِّنِنْنَ لِلنَّاسِ مَا يَحْتَاجُوْنَ اِلَيْهِ مِنْ مَصَالِحِ الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا. وَمُفِيْدِيْنَ لَهُمْ مَا يَبْلُغُوْنَ بِهِ الدَّرَجَةَ الْعُلْيَا، وَاَيَّدَهُمْ بِاَيَةٍ ظَاهِرَةٍ، وَمُعْجِزَاتٍ بَاهِرَةٍ، اَوَّلَهُمْ اَدَمُ وَاَخِرُهُمْ نَبِيُّنَا مُحَمَّدٌ عَلَيْهِمُ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ.

Aku berkeyakinan, bahwa Allah ta’ala mempunyai beberapa utusan yang diutus dengan membawa rahmat dan karunia, untuk memberikan kabar gembira kepada orang yang berbuat baik mendapatkan pahala dan memberikan peringatan kepada orang yang berbuat jahat mendapatkan siksaan. Menerangkan apa yang dibutuhkan manusia dari beberapa hal yang bermasalahat terhadap agama mereka dan dunianya.

Para rasul juga menjelaskan mengenai suatu hal yang dapat mencapai derajat tinggi bagi manusia. Para rasul diperkuat dengan beberapa tanda kenabian yang nyata dan beberapa mukjizat yang terang. Permulaan mereka adalah Adam, sedang yang terakhir adalah Nabi kita, Muhammad saw.

س : مَامَعْنَى النَّبِيُّ؟

◼ Apakah pengertian Nabi?

ج : النَّبِيُّ اِنْسَانٌ اَوْحَى اِلَيْهِ بِشَرْعٍ وَاِنْ لَمْ يُؤْمَرْ بِتَبْلِيْغِهِ فَاِنْ اُمِرَ بِتَبْلِيْغِهِ سُمِّىَ رَسُوْلًا اَيْضًا، فَكُلُّ رَسُوْلٍ نَبِيٌّ وَلَيْسَ كُلُّ نَبِيٍّ رَسُوْلًا.

Nabi adalah manusia yang diberi wahyu syarak, sekalipun tidak diperintahkan untuk menyampaikannya (kepada manusia). Bila diperintahkan untuk menyampaikan kepada mereka, maka dinamakan Rasul. Setiap Rasul adalah Nabi, bukan sebaliknya.

◼ Berapa Jumlah nabi dan Rasul yang Allah SWT ciptakan?

Dalam riwayat Abu Umamah, bahwa Abu Dzar bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Berapa jumlah persis para nabi.” Beliau menjawab:

مِائَةُ أَلْفٍ وَأَرْبَعَةٌ وَعِشْرُونَ أَلْفًا الرُّسُلُ مِنْ ذَلِكَ ثَلَاثُ مِائَةٍ وَخَمْسَةَ عَشَرَ جَمًّا غَفِيرًا

“Jumlah para nabi 124.000 orang, 315 diantara mereka adalah rasul. Banyak sekali.” (HR. Ahmad No. 22288 dan sanadnya dinilai shahih oleh al-Albani dalam al–Misykah).

Dan berikut ini adalah jumlah Rasul yang wajib kita ketahui Dalam Al-quran yang mulia, nama mereka yang disebut hanya dua puluh lima orang, yaitu :

Adam, idris, nuh, hud ,shalih, luth, ismail, ishaq, Ibrahim, ya’qub, yusuf, ayyub, syu’aib, musa, harun, dzulkifli, dawud, sulaiman, ilyas, ilyasa’, yunus, zakariya, yahya, isa, dan Muhammad.

Semoga menambah keyakinan kita akan kebesaran Allah SWT melalui para utusan Nya.

Wallohu'alam.


====================
/6281254571543 (Apry Zakaria Ramadhan)

Info KUTUB : Bit.ly/media_kutub
-----------**-----------
═❁SEDEKAH KUTUB❁ ═

Bank Muamalat Nomor rekening: 3180005019

Ac : Komunitas Tahajjud Berantai atau Ke Member Account KUTUB masing-masing (bagi
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner